Nataru Makin Dekat, Harga Bahan Pokok di Kota Madiun Naik
Pedagang sayuran di Pasar Besar Kota Madiun, Jawa Timur. (Foto: Louis Rika/Antara)

Bagikan:

SURABAYA - Menjelang Natal dan Tahun Baru Nataru, harga bahan pokok di Kota Madiun naik. Kenaikan terjadi di pasar tradisional. Kenaikan terpantau salah satunya di Pasar Besar Kota Madiun.

Harga Bahan Pokok di Kota Madiun Naik

Dilansir Antara, Minggu, 12 Desember, kenaikan harga terjadi untuk komoditas minyak goreng, cabai rawit, cabai keriting, dan telur ayam ras di Pasar Besar.

"Kenaikan terjadi sudah sejak sepekan terakhir. Kecuali minyak goreng yang sudah naik bertahap sejak beberapa bulan terakhir," jelas seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Madiun, Sulastri, Minggu.

Harga Cabe hingga Telur Ayam

Cabai rawit yang sebelumnya dijual seharga Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogram naik menjadi menjadi Rp65.000 per kilogram. Hal serupa juga terjadi pada cabai keriting dari sebelumnya Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram menjadi Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Tak hanya Cabai, kenaikan juga terjadi pada minyak goreng kemasan yang semula Rp17.000 menjadi Rp19.000 per liter. Sedangkan curah menjadi Rp18.000 per kilogram dari normalnya Rp10.000 per kilogram.

Sedangkan telur ayam ras mencapai Rp21.000 hingga Rp22.000 per kilogarm dari sebelumnya Rp17.000 per kilogram.

Penyebab Tingginya Harga Bahan Pokok

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Dwi Yuhenny mengatakan kenaikan harga yang terjadi jelang hari raya keagamaan, seperti momentum Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 disebabkan karena tingginya kebutuhan barang dan jasa. Kondisi itu akan berimbas terjadinya inflasi.

Tugas dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun untuk menjaga stok dan pasokan barang tetap aman. Sebab, dengan stok yang aman akan mencegah kenaikan harga dan menekan laju inflasi.