Menjaga Kesehatan Ibu Hamil saat Pandem Dilakukan dengan Gerak dan Aktivitas Normal
Ilustrasi menjaga kehamilan saat pandemi

Bagikan:

SURABAYA - Menjaga kesehatan ibu hamil saat pandemi bisa dilakukan dengan tetap bergerak dan melakukan aktivitas secara normal. Hal itu dilakukan agar tetap bugar, namun tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

“Ketika seorang calon ibu sedang hamil, justru sangat dianjurkan untuk bergerak dan beraktivitas normal untuk menjaga kebugarannya. Bedanya, penerapan protokol kesehatan jauh lebih diperhatikan dan diusahakan agar tidak kelelahan," jelas dokter spesialis kebidanan dan kandungan di Klinik Bamed Bintaro, dr. Nurida Memorisa Siagian, SpOG dikutip dari ANTARA, Sabtu, 18 Desember.

Menjaga Kesehatan Ibu Hamil saat Pandemi

Kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, yoga, atau senam hamil juga harus tetap dilakukan. Namun, sebelum melakukan uoga dan senam hamil harus ada pemantauan dari dokter terlebih dahulu.

Selain itu Nurida menjelaskan, selama masa pandemi banyak pasangan yang berencana untuk menunda kehamilan. Padahal, mempersiapkan kehamilan maupun menjalani kehamilan tidak berbahaya bagi janin.

”Selama pandemi COVID-19, mempersiapkan kehamilan maupun sedang menjalani kehamilan tidak berbahaya bagi janin. Hal ini dikarenakan belum ada penelitian yang menunjukkan penularan COVID-19 dari ibu ke janin," ucapnya.

Meski demikian, Nurida mengingatkan bahwa ibu hamil jadi salah satu golongan berisiko tinggi terpapar COVID-19 dan punya risiko inflamasi yang luas jika ibu hamil sudah terpapar COVID-19.

Jangan Lupa Lakukan Pemeriksaan

Oleh karenanya persiapan pra kehamilan, saat hamil, hingga menjelang persalinan dengan program kehamilan sangatlah penting demi menciptakan kehamilan yang aman dan sehat.

Pada dasarnya pemeriksaan pasien untuk calon ibu dan calon ayah masih sama untuk menjalani program kehamilan. Tetapi penilaian kesehatan akan dilakukan lebih terperinci agar risiko penyakit dapat terhindar dan nantinya kehamilan yang sehat dapat terwujud.

“Dalam melakukan program kehamilan (promil)sepasang suami istri harus melakukan pemeriksaan fisik secara langsung dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan," demikian kata Nurida.