Tips Menenangkan Istri Menjelang Persalinan dengan Perkataan yang Bisa Dicoba
Ilustrasi kehamilan (Amina Fillkins-Pexels)

Bagikan:

SURABAYA - Menjelang persalinan, ibu hamil biasanya mengalami kecemasan. Terlebih jika sang ibu belum pernah memiliki pengalaman persalinan. Sebagai seorang suami, Anda harus mampu memberikan ketenangan kepada istri menjelang persalinan. Untuk melakukannya, ada beberapa tips menenangkan istri menjelang persalinan.

Tips Menenangkan Istri Menjelang Persalinan

Patut dicatat bahwa saat pikiran memikirkan sakit, perlahan-lahan tubuh akan merasa sakit pula. Hukum tersebut berlaku untuk sebaliknya.

Sebuah penelitian terkait pengelolaan rasa nyeri menunjukkan bahwa saat Anda membayangkan pemandangan indah dan santai, tubuh akan bereaksi kepada tempat yang dibayangkan. 

Dalam kasus ini, saat seorang suami membantu istri memiliki sugesti yang baik di masa kehamilan, maka pikiran dan tubuh bisa lebih tenang dan mampu melepaskan hormon kesenangan. Hormon itu jadi semacam tombol untuk persalinan.

Menenangkan Istri dengan Sugesti

Lalu, bagaimana membantu pasangan Anda merasa tenang selama persalinan? Merangkum MindBodyGreen, Senin, 7 Februari, Anda dapat menggunakan skrip.

Gunakan skrip Guided Imagery: Bicaralah dengan istri tentang tempat favoritnya. Tempat bahagia setiap orang itu unik, jadi cari tahu tempat yang paling menenangkan bagi istri. Apakah  di puncak gunung? Mengambang di danau? Mendaki hutan? Kemudian buat skrip hanya untuknya! Bacalah naskah secara perlahan dengan suara yang sangat halus dan tenang.

Contoh skrip yang bisa Anda bacakan.

  1. Tarik napas perlahan melalui hidung dan lepaskan sepenuhnya melalui mulut.
  2. Rasakan udara bergerak masuk dan keluar, seperti angin laut. Hirup udara laut yang asin, rasakan angin laut menerpa wajah.
  3. Dengarkan deburan ombak yang bergulung di atas pasir. Dengarkan deru lembut setiap ombak yang bergulung, menerpa pasir.
  4. Berjalan ke air; rasakan pasir basah di antara jari-jari kaki dan di bawah kaki di setiap langkah. Sekarang, rasakan air yang membasahi jari-jari kaki dan pergelangan kaki Anda.
  5. Angin sepoi-sepoi menerpa wajah. Air laut terasa menyegarkan di kaki. Tubuh Anda benar-benar rileks saat merasakan ombak dan angin sepoi-sepoi menerpa kulit.
  6. Pertahankan perasaan rileks ini saat Anda melalui setiap gelombang kontraksi. Jangan lupa atur napas sebaik mungkin.