PDIP Tak Lagi Dukung Bupati Alor, Mensos Risma: Aku Yo Nggak Tahu Ini Dukung Mendukung
Tri Rismaharini (ANTARA)

Bagikan:

SURABAYA – Menteri Sosial yang juga Ketua DPP PDIP Tri Rismaharini mengaku telah menerima surat pencabutan dukungan partai terhadap Bupati Alor, NTT, Amon Djabo. Rekomendasi pencabutan tersebut tertuang dalam surat DPP PDIP yang ditujukan kepada DPC PDIP Kabupaten Alor. 

"Terus terang tadi malem aku dapet, aku yo nggak tahu ini dukung mendukung," ujar Risma di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 Juni.

Risma mengaku diberitahu Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal pencabutan dukungan dari Bupati Amon. Hal itu lantaran memarahi anak buahnya di Kemensos dan menyindir dirinya.

Mensos Risma Hormati Keputusan Partai

Bupati Amon sendiri diketahui bukan merupakan kader partai banteng. Sehingga, teguran diberikan dalam bentuk pencabutan dukungan.

"Itu sudah malem kejadiannya. Pak Hasto hanya kasih tembusan ke aku klo itu sudah kita cabut rekomendasinya. Tapi karena dia bukan berangkat dari PDIP, kita hanya memberikan dukungan," katanya.

Namun, mantan Wali Kota Surabaya itu tidak ingin berbicara lebih jauh menyoal pencabutan dukungan PDIP. Sebab, kata dia, sebagai petugas partai sekarang ini hanya fokus untuk memimpin kementerian sosial.

"Saya sebetulnya tidak di tataran itu, karena saya pasti yakin bahwa itu diputuskan bersama. Jadi kaya sekarang ini kan aku sebagian ada di kementerian. Jadi dari partai tidak mau terlalu ganggu aku, karena aku harus konsentrasi ke situ," jelasnya.

"Jadi ini bukan perkara setuju tidak setuju tapi bahwa itulah keputusan partai. Keputusan partai itu yang harus saya hormati," ujar Risma.

DPP PDIP mencabut dukungan terhadap Bupati Alor Amon Djobo dan Wakil Bupati Imran Duru. Pencabutan dukungan ini setelah Amon Djobo memarahi anak buah Mensos Tri Rismaharini, yang merupakan elite PDIP.

Artikel ini telah tayang dengan judul Ditanya soal PDIP Cabut Dukungan dari Bupati Alor, Mensos Risma: Itu Keputusan Partai.

Selain terkait Mensos Risma, dapatkan informasi dan berita nasional maupun internasional lainnya melalui VOI.