Belum Ada Kasus Omicron di Trenggalek, Dinkes Setempat Kembali Tegaskan Prokes
ILUSTRASI COVID-19 (UNSPLASH).jpg

Bagikan:

TRENGGALEK - Hingga saat ini belum ditemukan kasus Omicron di Trenggalek, Jawa Timur. Hal tersebut sebagaimana dikatakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Trenggalek.

Kasus Omicron di Trenggalek

Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim sendiri merilis adanya satu warga warga Trenggalek berinisial NN yang positif COVID-19 dengan kode virus B1.1.529 itu. Namun ia telah berada di Surabaya sejak Idul Fitri tahun lalu.

"Warga Trenggalek yang terpapar Omicron ini berstatus asisten rumah tangga dan posisinya di Surabaya sejak Idul Fitri tahun lalu," ujar Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni, di Trenggalek, Minggu 7 Februari.

Lantaran NN berada di Surabaya sudah lama, Dinkes Trenggalek menilai belum perlu melakukan "tracing" kepada pihak keluarga asisten rumah tangga itu yang ada di wilayah Kecamatan Panggul. Hal itu dikarenakan mereka tak masuk kontak erat.

Warga Trenggalek Tak Perlu Panik

Saeroni meminta warga Trenggalek tidak panik. Terlebih NN saat ini sudah ditangani tim kesehatan di Surabaya dan telah menjalani karantina.

"Sampai saat ini tidak ada laporan persebaran Omicron di Trenggalek,” ujarnya pula.

“Masyarakat bekerja dimana-mana, ada yang di luar Trenggalek. Kalau ada yang positif dicek, ditracing dulu. Apakah tinggal di Trenggalek atau tidak. Kalau tidak tinggal di Trenggalek artinya kan penyebaran di Trenggalek atau sumber penularan belum ada. Harapannya agar masyarakat untuk tidak panik,” ujarnya dikutip Antara.

Saeroni mengimbau masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, sementara pemerintah daerah saat ini terus berupaya menggenjot capaian vaksinasi. Menurutnya, protokol kesehatan menjadi upaya pencegahan dini penularan pandemi COVID-19.

“Kemudian tetap menjaga prokes, vaksinasi itu yang paling utama sehingga kalau ada warga dari luar, yang penting prokes tetap digunakan, disiplin proses,” katanya lagi.

Kasus COVID-19 di Jatim

Sebagaimana rilis yang dipublikasikan Kominfo Jatim melalui laman kominfo.jatimprov.go.id, Kamis (3/2), dari tambahan kasus 82 orang sebanyak 31 orang berasal dari Kota Surabaya, 22 orang dari Kota Malang, masing-masing 5 orang dari Sidoarjo, Gresik, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, dan 4 orang dari Kabupaten Pasuruan, serta masing-masing 1 orang dari Kabupaten Jember, Kota Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Trenggalek.

Dari total 108 orang yang terkonfirmasi positif Omicron, sebanyak 47,2 persen telah dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi, sedangkan 52,8 persen lainnya masih menjalani isolasi dengan kondisi mayoritas tanpa gejala/gejala ringan. 

Artikel ini telah tayang dengan judul Belum Ditemukan Varian Omicron di Trenggalek.