Air Garam untuk Tanaman Dipercaya untuk Kesuburan, Ketahui 5 Faktanya Dulu
Ilustrasi manfaat air garam untuk tanah dan tanaman (Unsplash/Kasya Shahovskaya)

Bagikan:

SURABAYA - Bagi Anda yang hobi tanaman pasti punya banyak cara untuk menyuburkannya, mulai dari pemberian pupuk hingga pemberian air garam. Konon, air garam bisa menyuburkan tanaman atau menambah kelezatan buah yang tumbuh dari tanaman. Lalu, apakah air garam untuk tanaman benar-benar bekerja?

Efektivitas Air Garam untuk Tanaman

Sebuah studi mengatakan bahwa nutrisi dalam makanan terganggu oleh penipisan tanah, dilansir Dengarden, Selasa, 18 Januari. Dalam penelitian yang diterbitkan tahun 2004 oleh para peneliti di University of Texas di Austin dikatakan bahwa kandungan protein, kalsium, fosfor, sat besi, riboflavin, dan asam askorbat menurun.

Penelitian ini menganalisis data tentang 43 tanaman kebun selama 5 dekade, antara 1950-1999.

Dari penelitian itu, Dokter Murray, seorang dokter, ahli biokimia, dan peneliti, berteori bahwa dengan menambahkan nutrisi ke tanah. Dengan begitu tanaman bisa menyerap nutrisi dari dalam tanah.

Untuk membuktikan teorinya tersebut, Murray membeli sebuah tanah untuk dimanfaatkan dalam memperbaiki kondisi tanah dengan memakai pupuk garam laut.

Manfaat pupuk garam laut

Murray dalam penelitiannya menemukan bahwa garam laut dijadikan pupuk sangat bermanfaat. Manfaatnya antara lain meningkatkan pertumbuhan tanaman, hasil panen lebih banyak, tanaman lebih tahan terhadap serangan hama serta penyakit, hasil buah atau tanaman terasa lebih enak, buah atau tanaman tidak mudah busuk, dan tingkat gula serta vitamin lebih tinggi.

Cara memberi pupuk air garam pada tanaman

Murray, dalam penelitiannya juga melakukan berbagai percobaan. Pada penemuannya, ia menyarankan cara memberi pupuk air garam pada tanaman. Pertama, larutkan satu sendok teh garam laut dalam 4,5  liter air. Saring garam yang tidak larut kemudian semprotkan pada tanaman ketika musim tanam sebanyak sekali satu minggu. Lebih baik lagi jika tanaman dalam air mengalir.

Cara lainnya, pupuk pohon setiap 4 bulan dengan menaburkan garam laun di atas akar pohon sebanyak 2 sendok makan. Untuk tanaman bunga, taburkan garam laut di sekitar bunga sebulan sekali. Artinya beri jarak sejauh 3 inchi dengan pangkal tanaman. Kemudian siram dengan air sumur.

Dampak garam pada tanaman

Garam adalah zat yang kandungannya sangat rendah pada tanah. Sedangkan tanaman membutuhkan salinitas untuk bertahan hidup. Salinitas membutuhkan garam, yang artinya keberadaan garam pada tanah sebagai nutrisi diperlukan. Namun, garam memiliki konsentrasi mineral yang tinggi sehingga jika ukurannya terlalu banyak bisa menjadi racun bagi sebagian besar tanaman.

Garam bisa racuni tanaman

Ketika memberikan pupuk garam laut ke tanaman, disarankan pada air mengalir. Artinya air garam tidak mengendap pada daun sehingga menghambat fotosintesis. Pun jika menaburkannya ke tanah, jika terlalu banyak bisa mengganggu osmosis atau air terserap keluar dari tanaman sehingga menyebabkan dehidrasi.

Lantas bagaimana agar pupuk garam laut bermanfaat optimal?

Disarankan untuk menyirami kebun Anda dengan baik setelah pemupukan. Jika area kebun terlalu luas, bisa disirami dengan meregangkan beberapa selang tetesan.

Artikel ini telah tayang dengan judul Apa Manfaat Menyiram Air Garam pada Tanaman? Ketahui 5 Faktanya.