Vaksin Merah Putih Siap Uji Klinis, 90 Relawan Bakal Disuntik di RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Rektor Universitas Airlangga Surabaya Prof. Mohammad Nasih. ANTARA/HO-Humas Unair.

Bagikan:

SURABAYA - Vaksin Merah Putih siap memasuki tahap uji klinis. Sebanyak 90 relawan usia minimal 18 tahun siap mengikuti tahapan uji klinis tahap pertama vaksin tersebut pada 9 Februari 2022 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya.

"Uji klinis tahap awal sudah siap, termasuk jadwal dan relawannya. Berikutnya, tahap dua dan tiga dijadwalkan kemudian," kata Rektor Universitas Airlangga Surabaya Prof. Mohammad Nasih dikutip Antara, Senin, 7 Februari.

Relawan untuk Vaksin Merah Putih

Ia menilai, kebutuhan relawan tahap 1 dan 2 Vaksin Merah Putih sangat banyak, karena itu pihaknya mengerahkan seluruh kekuatan.

Selain itu ia juga mengungkapkan, saat berkunjung ke Unair pada Jumat (4/2), Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa juga siap memberikan bantuan relawan sebanyak 5.000 relawan tahap 1 dan 2 Vaksin Merah Putih.

"Kami berterima kasih Panglima TNI berkomitmen untuk membantu, karena tidak mudah untuk mencari 5.000 relawan," katanya.

"Kalau dilakukan sendiri mungkin bisa dapat 1.000 atau 2.000 orang, tapi yang 3.000 relawan pasti kurang, karena harus belum divaksin sama sekali. Sehingga ini adalah kesempatan," imbuh Guru Besar Unair tersebut.

TNI Siap Bantu Sediakan Relawan

Rektor mengungkapkan, saat berkunjung ke Unair pada Jumat (4/2), Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa juga menawarkan bantuan untuk mencarikan sebanyak 5.000 relawan tahap 1 dan 2 Vaksin Merah Putih.

"Kami berterima kasih Panglima TNI berkomitmen untuk membantu, karena tidak mudah untuk mencari 5.000 relawan," ucap dia.

"Kalau dilakukan sendiri mungkin bisa dapat 1.000 atau 2.000 orang, tapi yang 3.000 relawan pasti kurang, karena harus belum divaksin sama sekali. Sehingga ini adalah kesempatan," imbuh Guru Besar Unair tersebut.

Nasih menjelaskan tahapan uji klinis dilakukan dengan paralel setiap dua pekan sekali, selanjutnya hasil uji klinis akan diserahkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dilihat aman atau tidaknya.

"Kalau itu hasilnya aman dan BPOM mengizinkan, selanjutnya akan dilakukan uji klinis untuk tahap tiga," kata Rektor Unair.

Uji Klinis Aman Dilakukan

Pihaknya optimistis hasil uji klinis Vaksin Merah Putih aman sehingga pada Maret 2022 dapat dilakukan uji klinis tahap tiga.

"Paling tidak Maret kami akan mulai tahap tiganya karena paralel dua pekan, kemudian hasilnya diketahui semuanya saya pikir bisa dilakukan bulan depan. Semua sangat tergantung hasil di tahap 1 dan 2, tapi Insyaallah bagus," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap pelaksanaan uji klinis tahap pertama Vaksin Merah Putih inovasi Universitas Airlangga Surabaya bersama tim dari RSUD Dr. Soetomo berjalan lancar.

"Semoga sesuai dengan target yang diharapkan," kata Khofifah.