Uang Simpanan Daerah Jawa Timur Ngendon di Bank, Sri Mulyani: Jatim Selalu Memegang Saldo Tertinggi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (ANTARA/Fiqih Arfani)

Bagikan:

SURABAYA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memberi laporan realisasi penggunaan dana pemerintah daerah (pemda) yang telah digelontorkan pemerintah pusat. Dalam penjelasan Menkeu, ia menyinggung tingginya uang simpanan daerah Jawa Timur yang mengendap di bank, salah satunya adalah Jatim.

Uang Simpanan Daerah Jawa Timur

Menkeu menjelaskan bahwa wilayah Gubernur Khofifah Indar Parawansa memiliki simpanan pemda tertinggi di Indonesia. Hal ini dinilai membawa dilema.

“Kita lihat sekali lagi Jawa Timur selalu yang memegang saldo tertinggi dari sisi dana di BPD-nya (bank pembangunan daerah), yaitu mencapai Rp29,82 triliun per Juni 2022 untuk seluruh wilayah Jatim,” jelasnya tengah pekan ini saat memberikan keterangan perihal serapan APBN semester I 2022.

Terus Mengalami Kenaikan

Sri Mulyani menambahkan, catatan simpanan keseluruhan pemda di bank terus menunjukan kenaikan sejak awal tahun. Dia mengungkapkan jika total saldo semua pemerintah daerah mencapai Rp220,95 triliun.

“Ini adalah tertinggi dalam enam bulan terakhir. Kondisi demikian membawa dilema karena kalau pemerintah (pusat) ingin melakukan transfer sangat cepat jangan sampai hanya akan berhenti di deposito perbankan,” tuturnya.

Membangun Ekonomi Daerah

Sementara untuk simpanan terendah dibukukan oleh wilayah Kepulauan Riau yang sebesar Rp1,17 triliun.

“Kita berharap akselerasi pemerintah daerah di semester II ini, dari sisi belanja, akan bisa dipacu dan membantu membangun kembali ekonomi-ekonomi di daerah,” tegas dia.

Adapun, nilai transfer ke daerah (TKD) hingga penutupan paruh pertama 2022 diketahui sebesar Rp333,1 triliun. Angka tersebut menurun 1,8 persen jika dibandingkan periode yang sama 2021 dengan Rp346,6 triliun.