Diserang COVID-19 Parah, Rumah Kremasi di India Penuh hingga Berencana Tebang Pohon di Taman Kota untuk Bakar Jenazah
Ilustrasi Pasien Covid-19 (Sumber: UNICEF/UNI41215/Rae)

Bagikan:

SURABAYA – Banyaknya pasien COVID-19 yang meninggal membuat negara India terus melakukan pembakaran atau kremasi jenazah. Bahkan, otoritas setempat didesak untuk menebang pohon di taman kota agar kayunya dapat digunakan untuk tungku pembakaran jenazah.

Pemakaman dan kompleks krematorium di India memang sesak akhir-akhir ini. Penyebabnya tentu karena banyaknya jumlah infeksi COVID-19 di India yangmeroket, bahkan mampu menyentuh rekor harian global lima kali berturu-turut.

Jenazah COVID-19 Terus Menumpuk di Rumah Kremasi

Dikutip dari ERA.id, media pemberitaan Al Jazeera menggambarkan situasi ibu kota New Delhi dengan cukup mencekap. Kota itu jadi episentrum wabah Covid-19 di India. Mobil  ambulans lalu lalang membawa jenazah ke rumah kremasi.

Angka kematian yang dikarenakan COVID-19 sedang melonjak, bahkan bertambah 2.812 kasus dalam waktu 24 jam terakhir. Setidaknya ada 17 juta orang di India yang terinfeksi Covid-19. Angka tersebut mengalahkan jumlah korban di Amerika Serikat.