Geolog Menduga Ada Gunung Purba di Tulungagung Berusia Puluhan Juta Tahun Lalu
Geolog temukan gunung purba di Tulungagung (FOTO VIA ANTARA)

Bagikan:

TULUNGAGUNG - Geolog menduga ada gunung purba di Tulungagung, Jawa Timur. Dugaan tersebut dikemukakan oleh Tim Geolog dari Pusat Survei Geologi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. 

Usia Gunung Purba di Tulungagung

Para geolog berhasil mengidentifikasi struktur batuan dalam volume masif terkubur di bawah lapisan tanah Gunung Budeg, Tulungagung, Jawa Timur. Struktur batu sendiri terbentuk akibat intrusi dari pinggir kawah gunung api purba berusia 20 juta hingga 30 juta tahun lalu.

"Anomali atau ketidaknormalan yang kami dapati berdasar hasil pemindaian secara geofisika ini berbentuk lorong ini diduga kuat merupakan batuan terobosan dari pinggiran kawah gunung api purba di Tulungagung," jelas Ketua Tim Survei dari Pusat Survei Geologi Badan Geologi ESDM, Hidayat saat mempresentasikan hasil pemetaan di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dilansir Antara, Rabu, 23 Maret.

Dalam penjelasannya, Hidayat mengatakan bahwa pemindaian yang dilakukan menggunakan perangkat gradio magnetik maupun ground penetrating radar (GPR) dilakukan untuk memetakan sebaran objek benda di dalam tanah, menggunakan pendekatan geologi dan arkeologi.

Keberadaan Anomali Padat di Lapisan Tanah

Di Gunung Budeg misalnya, tim menemukan menemukan fakta baru bahwa anomali atau ketidaknormalan akibat susunan benda padat masif di bawah lapisan tanah gunung berbatu itu tidak vertikal atau tegak lurus sebagaimana diasumsikan sebelumnya.

"Bentuk intrusinya menyerong, ke arah tenggara. Miring mengarah ke laut tapi serong ke barat," paparnya.

Hidayat mengatakan, pihaknya menduga kuat citra grafis yang berhasil mereka deteksi akibat anomali gelombang suara yang dihasilkan perangkat detektor khusus itu adalah struktur batuan keras (andesit) yang terbentuk akibat pengerasan magma gunung api purba di dalam lapisan tanah.

Batuan berbentuk lorong ini diduga kuat merupakan batuan terobosan dari pinggiran kawah gunung api purba di Tulungagung.

“Ada dua hal yang membuat kita berkesimpulan seperti itu, dari literatur dan citra satelit,” katanya.

Ada Bekas Kawah Gunung Purba

Dari citra satelit yang ditangkap, terdapat bekas kawah gunung purba di wilayah selatan Tulungagung, dengan diameter kawah yang terbentuk mencapai 2,7 kilometer. Hal itu menandakan ada gunung api raksasa di sekitarnya.

Gunung itu telah melewati masa eksplosifnya dan sekarang menyisakan jejak kawah berbentuk kaldera.

Anomali terbesar terjadi di Dukuh Sendang, Dusun Kendit Desa Tanggung Kecamatan Campurdarat.

Disinggung kemungkinan gunung purba ini aktif kembali, Hidayat jelaskan ada beberapa ciri jika gunung itu aktif, yaitu adanya aktifitas seismik atau kegempaan di sekitar gunung.

Artikel ini telah tayang dengan judul Geolog Temukan Bukti Jejak Gunung Purba di Tulungagung.

Selain terkait gunung purba di Tulungagung, dapatkan informasi dan berita daerah Jawa Timur melalui VOI Jatim.