Masyarakat Bisa Tukar Uang Pecahan Rp75 Ribu dan Digunakan untuk THR Lebaran 2021
Ilustrasi Uang Pecahan Rp75 Ribu (Foto: Istimewa)

Bagikan:

Jember – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo menyatakan bahwa masyarakat umum dapat menukar pecahan Rp75 ribu dan menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan Lebaran 2021.

Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 Tahun RI dapat dilakukan di Bank Indonesia melalui aplikasi.

"Bank Indonesia kembali melayani penukaran pecaran baru UPK Rp75 ribu hingga 100 lembar dengan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR https://pintar.bi.go.id/," jelas Hestu, dikutip dari Antara, Senin.

THR Lebaran 2021 Bisa Menggunakan Uang Peringatan Kemerdekaan

Ia menilai, penukaran UPK Rp75.000 edisi khusus itu dapat dilakukan secara individu atau kelompok, seperti mekanisme yang berlangsung selama ini.

"Masyarakat dapat menukarkannya di kantor BI dengan tata cara pemesanan dan penukaran yang sama pula dengan mekanisme sebelumnya, namun saat ini satu NIK bisa menukar hingga 100 lembar," tuturnya.

UPK 75 Tahun RI juga jadi alat pembayaran yang sah di semua wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan demikian uang itu bisa digunakan untuk berbelanja.

"Pedagang atau pihak merchant tidak perlu ragu kalau ada pembeli yang menggunakan uang khusus itu, sehingga harus diterima dan tidak boleh ditolak," terangnya.

Pasalnya, selama ini masih ada warga yang menganggap uang itu merupakan souvenir dan tak bisa digunakan untuk transaksi sebagai alat pembayaran yang sah.

"Anggapan tersebut salah karena sejak diluncurkan uang commemorative itu bisa digunakan sebagai pembayaran yang sah, namun saat ini pihak BI memberi kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan lebih banyak UPK 75 Tahun RI," ujarnya.

Bank Indonesia juga mendorong agar uang edisi khusus tersebut bisa dipakai untuk tunjangan hari raya alias THR saat lebaran, bukan hanya sekadar koleksi belaka.

Selain terkait Lebaran 2021, dapatkan informasi dan berita nasional maupun internasional lainnya melalui VOI.