Menteri BUMN Bakal Beri Beasiswa untuk Anak Korban Semeru yang Kehilangan Orang Tua
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengunjungi pengungsi terdampak bencana awan panas guguran Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu, 12 Desember (Foto: Hamka Agung Balya/Antara)

Bagikan:

LUMAJANG - Korban erupsi Gunung Semeru terus mendapat perhatian dari berbagai pihak, salah satunya dari Menteri BUMN Erick Thohir. Erick mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan beasiswa untuk anak korban Semeru yang jadi yatim atau piatu.

"Kami ikut prihatin anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena bencana Semeru dan mereka akan mendapatkan beasiswa," jelas Erick saat mengunjungi pengungsi terdampak bencana awan panas guguran Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilansir Antara, Minggu, 12 Desember.

Beasiswa untuk Anak Korban Semeru

Erick menilai bahwa anak harus tetap kembali ke sekolah demi masa depannya. Oleh karena itu, Kementerian BUMN memberikan bantuan sebanyak 2.500 alat sekolah kepada anak-anak yang terdampak bencana Gunung Semeru.

"Saya minta pihak Yayasan BUMN menghimpun data untuk memberikan beasiswa kepada anak yatim piatu yang terdampak bencana Semeru karena program jangka panjang untuk pendidikan sangat penting bagi mereka," jelasnya.

Kunjungan Erick ke Kabupaten Lumajang sendiri merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo yang sempat meninjau lokasi terdampak awan panas guguran di lereng Gunung Semeru beberapa hari lalu.

"BUMN juga akan membangun sarana mandi cuci kakus (MCK) dan sudah disurvei lokasinya, kemudian realisasi rumah juga menjadi bagian dari instruksi Bapak Presiden, sehingga kami akan menindaklanjuti sesuai arahan Presiden," katanya.

BUMN Fokus pada Bantuan Pendidikan

Erick menilai bantuan bahan pokok dan pangan untuk warga terdampak bencana Gunung Semeru sudah berlimpah, sehingga pihak BUMN fokus untuk bantuan jangka panjang seperti pendidikan.

Selain memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana Gunung Semeru, Erick Thohir ditemani Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati juga berkunjung ke lokasi Perhutani yang akan dijadikan tempat relokasi dan permukiman baru bagi masyarakat yang terdampak bencana Semeru.

Terkait dengan relokasi rumah warga, Erick mengaku sudah berkomunikasi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, namun sesuai dengan proses administrasi maka pihaknya bersama KLHK menunggu surat dari Bupati dan Wakil Bupati Lumajang.