Ketahui 7 Jenis Sayuran Sekaligus Cara Menyimpannya Agar Kesegarannya Awet
Ilustrasi jenis dan cara menyimpan sayuran agar awet sebulan (Unsplash/Ello)

Bagikan:

SURABAYA – Sejumlah jenis sayuran bisa disimpan selama sebulan. Lebih menyenangkan lagi tetap segar dan tidak mengurangi kandungan nutrisi. Maka untuk menyimpan dan memilih sayuran perlu diperhatikan tips berikut ini.

Cara Menyimpan Berbagai Jenis Sayuran

Pertama, simpan sayuran pada suhu yang lebih rendah. Tempat bersuhu rendah, seperti kulkas, bisa membuat sayuran bisa disimpan lebih lama. Tetapi tidak setiap sayuran bisa disimpan di dalam kulkas.

Kedua, hindari menyimpan sayuran pada perubahan suhu yang ekstrim. Maka tidak disarankan menyimpan makanan segar, buah dan sayur, dengan dibekukan di freezer.

Ketiga, pilih sayuran kualitas terbaik saat membelinya. Misalnya, pilih yang paling segar, tidak tergores atau terbentur, dan kondisinya masih bagus. Lebih bagus lagi, membeli langsung setelah panen.

Nah, dari ketiga langkah di atas, berikut jenis sayuran yang bisa disimpan selama sebulan bahkan bisa lebih.

Sayuran hijau

Jenis sayuran hijau seperti bayam, kangkung, sawi hijau, pok choy, selada, dan brokoli bisa disimpan dengan baik serta teap segar dalam waktu lama. Caranya, cuci dahulu hingga bersih. Potong akarnya, khususnya pada bayam, kangkung, selada.

Setelah dicuci dan dipisahkan atau dipotong-potong sekalian, tiriskan sebentar. Kemudian simpan dalam kotak atau stoples. Beri lapisan tisu atau kertas koran bagian bawahnya dan siap disimpan di vegetables tray.

Daun bawang dan seledri

Pada dasarnya, cara menyimpannya sama dengan sayuran hijau. Agar tetap renyah dan segar, bungkus daun bawang dan seledri dengan lapisan kertas atau tisu kemudian tetap disimpan dalam kotak penyimpanan maupun stoples. Kemudian terakhir simpan dalam kulkas bagian vegetables tray.

Tomat

Untuk menyiman tomat, jika disimpan dalam suhu dingin seperti di kulkas justru membuatnya mudah lembek. Kecuali jika sudah terpotong, maka simpan dalam paper bag lalu letakkan di kulkas.

Tomat bisa disimpan dalam suhu ruangan dengan dibungkus kertas dan terhindar dari paparan matahari.

Bawang putih, bawang merah, bawang bombay

Sama seperti tomat, tiga jenis bawang-bawangan ini tidak perlu disimpan dalam kulkas. Cukup simpan di kantong jaring-jaring dengan sirkulasi udara yang baik. Cek berkala, apabila ada yang busuk segera pisahkan dan bersihkan. Nah, untuk menyimpan bawang-bawangan tidak perlu dicuci dahulu.

Cabai

Baik cabai rawit, merah besar, maupun cabai keriting bisa disimpan dalam kulkas. Caranya, cuci dahulu dan tiriskan hingga kering. Kemudian simpan dalam stoples atau kotak Tupperware yang telah dilapisi tisu atau kertas koran.

Terakhir, letakkan satu siung bawang putih yang sudah dikupas. Tujuannya sifat antibakteri bawa bawang putih dapat mengurangi kebusukan cabai.  

Wortel

Wortel merupakan sayuran yang paling tangguh kalau disimpan dengan tepat. Sayuran bernutrisi yang satu ini bisa disimpan berbulan-bulan.

Cara menyimpannya, cuci hingga bersih dan tiriskan. Simpan dalam stoples berisi air. Atau simpan dalam kondisi kering, yaitu dalam stoples dengan dilapisi kertas atau tisu.

Kubis dan kembang kol

Tanpa perlu dicuci, kubis dan kembang kol bisa disimpan dalam stoples plastik dengan dilapisi tisu atau kertas. Agar tidak mudah kisut atau busuk, pastikan dapat sirkulasi udara dan berkala diganti lapisannya.

Tertarik untuk menyimpan sayuran dengan cara-cara di atas? Selain agar awet segar hingga diolah menjadi makanan lezat bernutrisi, cara penyimpanan yang tepat juga dapat mengurangi sampah rumah tangga lho.

Artikel ini telah tayang dengan judul 7 Jenis Sayuran dan Cara Menyimpannya agar Awet Segar Selama Sebulan.

Selain terkait jenis sayuran, dapatkan informasi dan berita nasional maupun internasional lainnya melalui VOI.