Fakta Kemunculan Kerajaan Angling Dharma: Sang Raja Pimpin Makhluk Gaib hingga Beristri 4
Jamaluddin Firdaus (berkaca mata), pemimpin Kerajaan Angling Dharma Pandeglang

Bagikan:

SURABAYA – Entah mengapa akhir-akhir ini banyak bermunculan berbagai kerajaan. Tidak hanya asal-usulnya, kerajaan tersebut juga membuat heran masyarakat. Terbaru muncul kerajaan bernama Kerajaan Angling Dharma yang kemudian viral di media sosial.

Namanya memang serupa dengan judul film kolosal yang pernah berjaya di Indosiar. Bahkan banyak warganet yang membicarakan kerajaan tersebut. Lalu, bagaimana gambaran kerajaan tersebut? Begini fakta tentang Kerajaan Angling Dharma.

Kerajaan Angling Dharma Dipimpin oleh Baginda Jamaludin

Raja dalam kerajaan Angling Dharma disebut dengan Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus. Ia dikabarkan telah membangun puluhan rumah untuk warga kurang mampu.

Memimpin makhluk gaib

Juru bicara Jamaludin, Ki Jamil Badranaya, menjelaskan bahwa kekuasaan Jamal didapat tahun 2004 saat ia tengah bertapa di sebuah gunung. Kala itu ia tengah mencari ilmu dan setelah selesai ia mendapat kesaktian memimpin makhluk gaib.

"Pengangkatan ini bukan keinginan baginda bukan juga keinginan masyarakat, tapi memang perintah dari sana-nya, dari Sang Pencipta," kata dia, dikutip dari Era.id.

Melakukan poligami

Konon kabarnya, baginda Jamal berpoligami dan milik empat istri. Semua bersumber dari sebuah foto yang viral, ketika memberikan bantuan rumah kepada warga tidak mampu.

Istrinya disebut pintar nyani dan menciptakan lirik memuji Presiden Joko Widodo. "Iya memang benar, salah satu istri baginda raja itu memang suka bernyanyi, dan itu dituangkan dalam bentuk lirik," kata Ki Jamil.

"Jokowi Presiden sejati. Walau dicaci-maki tetap sabar dan peduli, karena suci hati. Bagi orang yang menghina tetap masuk penjara, karena Presiden Lambang Negara yang sangat mulia," demikian penggalan lirik pujian kepada Jokowi yang dikutip dari Tribun Banten.

Selain terkait Kerajaan Angling Dharma, dapatkan informasi dan berita nasional maupun internasional lainnya melalui VOI.