Resmikan Kampung Bersih Narkoba, Polrestabes Surabaya Bagikan Peralatan Mesin Jahit
Kasat Binmas Polrestabes Surabaya AKBP Herlina menyerahkan bantuan alat mesin jahit di kampung bebas narkoba (ANTARA-Didik Suhartono)

Bagikan:

SURABAYA - Demi menekan kejahatan, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya meresmikan kampung bersih narkoba. Kampung tersebut lokasinya ada di Rukun Warga (RW) 8, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan.

Kampung Bersih Narkoba Untuk Menekan Angka Kejahatan

Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herlina, menjelaskan bahwa kampung tangguh bersih narkoba dikhususkan di RW Kota Surabaya dengan angka kejahatan penyalahgunaan kasus narkobanya terbilang tinggi.

"Di wilayah RW 8 Putat Jaya Surabaya ini, menurut data kami angka kasus narkobanya terbilang tinggi. Ada pemakai dan pengedar narkoba dari kampung ini," ujarnya di Surabaya, dilansir dari Antara, Rabu 03 November.

Di sela peresmian Kampung Tangguh Bersih Narkoba, yang dipusatkan di Balai RW 8 Kelurahan Putat Jaya, Jalan Dukuh Kupang Barat I Gang 2 Surabaya, menjelaskan, dalam kampung itu juga diberikan bantuan peralatan olahraga agar dapat dimanfaatkan para pemuda di wilayah kampung setempat.

Selain itu, secara simbolis juga dibagikan sejumlah peralatan mesin jahit kepada perwakilan keluarga yang salah satu anggotanya sedang menjalani masa hukuman/akibat kasus penyalahgunaan narkoba.

Kampung Bersih Narkoba Didukung oleh BNN

Menurut Herlina, di wilayah RW 8 Putat Jaya Surabaya,mesin jahit diberikan kepada sebanyak 44 keluarga, tujuannya untuk peningkatan ekonomi kepada keluarga-keluarga yang terdampak narkoba.

"Semisal ada anggota keluarganya menjadi pelaku atau warga binaan di lembaga pemasyarakatan akibat kasus narkoba. Otomatis perekonomian keluarganya terganggu. Oleh karena itu kami bantu alat mesin jahit. Semoga bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian warga," katanya lagi.

Herlina menyatakan pula, pendirian kampung tangguh bersih narkoba yang diinisiasi Polrestabes Surabaya mendapat dukungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya dan aktivis koalisi antinarkoba.

"Upaya pemberantasan narkoba memang butuh dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari masyarakat luas," ujarnya pula.