Berkunjung ke Ponpes Wisata An-Nur II Malang, Menteri Erick Sampaikan Ide Santripreneur
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto via Twitter)

Bagikan:

SURABAYA - Kunjungan Menteri BUMN Erick Thohir ke Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Malang disambut santri. Dalam kunjungan tersebut, ia mengajar agar para santri menjadi muslimpreneur.

Santri Ponpes Wisata An-Nur II Malang Diajak Jadi Muslimpreneur

Menteri BUMN itu menilai pengelolaan industri halal dalam negeri masih rendah. Padahal Indonesia punya potensi besar.

"Beberapa waktu lalu di Ponpes Wisata An-Nur II Malang, saya menyampaikan ide santripreneur. Sebagai negara muslim terbesar di dunia, kita memiliki potensi industri halal yang sangat besar,” tulis Erick Thohir di akun instagramnya @erickthohir seperti dilihat redaksi, Minggu 6 Februari.

Erick Thohir berharap agar para santri lebih siap mengembangkan diri secara mandiri dengan membentuk usaha kreatif atau UMKM dalam Ponpes.

“Nah karena itu saya ingin mengetuk hati kita semua, baik pesantren, baik santri, dan juga muslimpreneur. Ayo kita harus menjadi umat yang produktif,” ucapnya.

Kehadiran Industri Halal

Erick mengatakan produk halal dari luar negeri masih dominan. Padahal, Indonesia merupakan negara muslim terbesar.

Lebih lanjut, Erick berkata Indonesia hanya menjadi market, sementara negara Brazil dan Amerika Serikat menjadi negara yang memproduksi industri halal terbesar di dunia.

Oleh karena itu, Erick meyakini dari pesantren akan muncul muslimpreneur yang dapat mengembangkan industri halal Indonesia.

BUMN Didorong Jadi Fasilitator Santri

Lebih dari itu, Erick menyampaikan semua pihak harus bisa mengembalikan pesantren menjadi mercusuar peradaban. Santri menjadi muslimpreneur harus terus didorong, serta sangat penting seimbangkan market industri halal ini.

Lebih dari itu, Erick juga mendorong BUMN untuk menjadi salah satu fasilitator bagi para santri untuk meningkatkan kompetensinya melalui berbagai program magang dan pengembangan skil yang sinergis dan berkelanjutan.

Artikel ini telah tayang dengan judul Pesantren Didorong Ciptakan Muslimpreneur untuk Kembangkan Industri Halal.