SURABAYA - Menjelang malam tahun baru 2022 di Jatim, Pemprov membatasi mobilitas warga dengan menutup seluruh jalan arteri masuk dan keluar antar kabupaten/kota di Jawa Timur.
"Ini sebagai salah satu upaya, mengantisipasi berkumpulnya masyarakat pada malam pergantian tahun. Juga untuk mencegah penyebaran covid-19 yang sampai sekarang belum berakhir," ucap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Selasa, 28 Desember.
BACA JUGA:
-
| BERITA
Polres Madiun Tangkap Pencuri Rumah Kosong yang Beraksi Seorang Diri
10 Agustus 2022, 11:39
Malam Tahun Baru 2022 di Jatim Dibatasi
Penutupan jalan akan dilakukan sementara, dimulai pukul 20.00 WIB dan dibuka kembali pukul 05.00 WIB. Tak hanya jalan utama, Gubernur Khofifah juga mengatakan bahwa pihaknya akan menutup seluruh alun-alun di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
"Tempat itu berpotensi digunakan berkumpulnya masyarakat, dan konvoi pada malam tahun baru. Jadi, semua dipastikan tutup mulai jam delapan malam," katanya.
Meski demikian, ada sejumlah pengecualian pengguna jalan seperti kendaraan logistik, bahan bakar minyak, kedaruratan terutama layanan kesehatan.
"Bagi yang berkumpul bersama keluarga dan kerabat dibatasi tidak boleh lebih dari 50 orang," ujarnya.
Tak Ada Perayaan Tahun Baru
Khofifah menegaskan tidak ada perayaan malam pergantian tahun di seluruh kawasan, termasuk berkumpul, menyalakan kembang api maupun pawai keliling kota.
Karena itu, Khofifah mengimbau masyarakat membatasi mobilitas, untuk mengantisipasi masuknya gelombang ketiga, terutama virus varian baru COVID-19, Omicron.
"Mari jaga semua suasana yang sangat baik. Insyaallah COVID-19 di Jatim saat ini terkendali dan jangan sampai lengah protokol kesehatan di setiap lini, di mana pun berada," katanya.
Artikel ini telah tayang dengan judul Malam Tahun Baru, Seluruh Alun-alun di Jatim hingga Akses Utama Pintu Masuk Daerah Ditutup.
Selain terkait Tahun Baru 2022 di Jatim, dapatkan informasi dan berita nasional maupun internasional lainnya melalui VOI.